Alasan Memilih Assa’adah

  1. Lingkungan Pesantren dirancang agar nyaman, selesa (spacious), asri, bersih, sehat, sopan, ramah, akrab, dan demokratis.FB_IMG_1435034783279
  2. Tersedia sarana yang cukup untuk menunjang proses pembelajaran, baik dalam hal ketersediaan berbagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan meliputi : Science Centre, Language Centre, Information and Technology Centre. Tersedia pula ruang untuk berbagai aktifitas, alat peraga, perpustakaan internet (e-library), fasilitas olah raga dan gedung asrama yang representative.
  3. Kurikulum di Pondok Pesantren Modern Assa’adah dirancang sebagai intergrated curriculum dengan mengacu kepada perspektif yang benar mengenai tujuan pendidikan, yakni menyiapkan anak-anak kita agar menjadi manusia yang berhasil dan hidup sejahtera. Termasuk di dalamnya: Memilih mata pelajaran dan materi wajib dan benar-benar relevan dengan tujuan pendidikan tersebut di atas. Dengan demikian, bukan saja siswa tak perlu dibebani dengan materi yang terlalu padat, proses pembelajaran dapat dirancang lebihfun, interactive, lebih demokratis, dan memberi ruang yang jauh lebih banyak bagi siswa untuk melatih berpikir kreatif. Melengkapi kurikulum yang ada dengan kurikulum khas Pondok Pesantren Modern untuk memperkaya kurikulum nasional. Melengkapi pembelajaran dengan life skill (keterampilan hidup) dengan mendatangkan profesional dari berbagai bidang guna memperkaya wawasan siswa.154802_563285053682225_1452826504_n - Copy
  4. Sebagai lembaga pendidikan pesantren, bukan saja pelajaran agama mendapat perhatian penting, pengajaran mata pelajaran ini dilakukan dengan mengacu kepada perbaikan kualitas budi pekerti (akhlaq) yang memang merupakan tujuan puncak pendidikan agama.
  5. Guru ditempatkan sebagai fasilitator untuk mendukung perkembangan segala kemampuan dan kreatifitas siswa dan bukan ”makhluk serba tahu”, otoriter, yang memperlakukan siswa sebagai wadah ”mati” yang dijejali dengan berbaga materi apa saja – yang lebih tidak relevan dan kontekstual dengan kebutuhan real siswa dan tujuan pendidkan yang benar.
  6. Tenaga pengajar yang merupakan lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi baik dalam dan luar negeri yang terlatih, committed terhadap tugasnya, kreatif, penuh dedikasi, dalam mendidik dan membina siswa.
  7. Menerapkan pendekatan kecerdasan majemuk(multiple intelegences) yang mengakui kepemilikan berbagai kecerdasan yang berbeda-beda dalam setiap siswa, untuk kemudian menggali dan mengembangkannya. Berdasarkan pendekatan ini, Pondok Pesantren Modern Assa’adah menganggap semua anak adalah (berpotensi menjadi) juara, dan karenanya sangat ”dermawan” memberikan ”award” kepada semua siswa.
  8. Kegiatan belajar sambil bergerak dan bekerja, serta praktik (hands on learning), mendapatkan penekanan penting. Demikian pula penggunaan alat peraga visual. Hal ini dimaksudkan agar proses belajar mengajar melibatkan ketiga-tiga gaya – belajar: auditorial, visual, kinestetik (berorientasi gerak).
  9. Untuk mendukung hal di atas, suasana kelas dirancang dengan menggunakan movable chairssehingga mudah diubah dan tidak harus memiliki ”arah muka” demi menciptakan impresi bahwa fokus kelas adalah seluruh siswa, dan bukan guru.paper2
  10. Pada saat yang sama, kelas juga diatur sesuai kebutuhan, dengan memajang (display) hasil karya siswa, demi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lahirnya kreativitas dan kepercayaan diri siswa.
  11. Proses pembelajaran diselenggarakan secara kontekstual dengan kehidupan sehari-hari siswa agar siswa lebih mudah menangkap dan juga terlatih untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang dimilikinya dengan kebutuhan kongkretnya.
  12. Demikian pun, ruang belajar sama sekali tidak dibatasi pada ruang kelas, melainkan juga seluruh lingkungan pondok, baik yang dekat maupun yang jauh. Karena itu kunjungan edukatif ke luar sekolah, seperti ke beberapa objek ilmu pengetahuan yang ada hubungannya dengan apa yang siswa pelajari di kelas mendapatkan  perhatian khusus dan merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dengan kurikulum sekolah.
  13. Memberikan perhatian besar kepada pengembangan minat baca dan keterampilan menulis. Untuk keperluan pengembangan minat baca ini Pondok Pesantren Modern Assa’adah menyediakan ruang perpustakaan internet (e-library) yang nyaman berikut program pendukungnya.
  14. Menerbitkan Assa’adah News. Sebagai sarana informasi tentang program-program yang telah dilaksanakan Pondok Pesantren Modern Assa’adah selama satu bulan.
  15. Memberi perhatian besar kepada Teknologi Informasi (information technology) dengan program pengajaran yang diperlukan siswa-siswa Pondok Pesantren Modern Assa’adah, disamping pengadaan Laboratorium Komputer yang lengkap dan up to date.
  16. Manajemen Pondok Pesantren Modern Assa’adah diselenggarakan secara profesional sesuai dengan standar-standar yang diterapkan di setiap organisasi dan perusahaan yang baik, termasuk dalam bidang administrasi, pengembangan SDM, umum dan sebagainya.
  17. Penerapan secara bertahap program moving class, yakni menggunakan ruang-ruang belajar yang mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar.
  18. Mengadakan program Tahajud secara berkala yang melibatkan seluruh siswa, guru dan karyawan dan melakukan doa bersama yang dilengkapi dengan tausiyah.DSC03447
  19. Pondok Pesantren Modern Assa’adah memiliki dan menyelenggarakan tanggung jawab sosial dengan memberikan beasiswa kepada siswa dari keluarga kurang mampu di sekitar pondok, mengembangkan program pembinaan mushola-mushola.
  20. Dengan menerapkan konsep asrama (boarding school), pembina asrama selalu siap membimbing seluruh aktivitas siswa secara total di luar kegiatan belajar mengajar (KBM) dan membina mental dan kepribadian siswa di asrama
  21. Pondok Pesantren Modern Assa’adah terus mengembangkan upaya untuk meningkatkan komunikasi dengan orang tua karena, Pondok Pesantren Modern Assa’adah berkeyakinan bahwa tujuan pendidikan akan bisa dicapai secara maksimum hanya jika terjadi komunikasi dan kerjasama yang intensif diantara keduanya, untuk itu, sekali dalam sebulan Pondok Pesantren Modern Assa’adah mengirimkan laporan perkembangan siswa dalam bentuk profil bulanan yang memungkinkan orang tua siswa mengetahui perkembangan yang terjadi pada anaknya, baik dalam prestasi akademis maupun perilakun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *